Harga Plastik Naik Mendorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Author : Master Admin in Info Kampus

Info Kampus

Kenaikan harga plastik belakangan ini menjadi sorotan masyarakat. Plastik yang selama ini dianggap murah dan praktis kini mulai terasa membebani, baik bagi pelaku usaha maupun konsumen. Fenomena ini tidak terjadi tanpa sebab. Salah satu faktor utama adalah meningkatnya biaya produksi yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak dunia, karena plastik merupakan turunan dari bahan bakar fosil.

Selain itu, kenaikan harga plastik dipicu oleh ketergantungan industri dalam negeri terhadap bahan baku impor. Dari sisi ekonomi, kondisi ini memberikan dampak yang luas pada berbagai kalangan.

Menurut Fikri, mahasiswa Ilmu Hukum, dampak paling terasa dirasakan masyarakat, khususnya pelaku (Usaha Mikro Kecil Menengah) UMKM. Biaya produksi meningkat sehingga keuntungan berkurang, atau harga jual produk terpaksa dinaikkan. “Jadi akibatnya keuntungannya bisa berkurang atau harga jual produksi harus dinaikkan gitu.” kondisi tersebut mendorong UMKM mencari cara untuk mengurangi penggunaan plastik agar biaya produksi tetap terkendali.

Senada dengan hal tersebut, Tria, mahasiswi FISIP, menilai kenaikan harga plastik menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku usaha kecil karena biaya produksi meningkat. Ia menambahkan, kondisi ini menciptakan dilema serius bagi pedagang. Mereka harus memilih antara menaikkan harga jual atau menurunkan kualitas kemasan. Jika harga dinaikkan, risiko kehilangan pembeli pun muncul.

Tria menambahkan dalam situasi seperti saat ini dapat menciptakan dilema yang cukup serius bagi pedagang, karena setiap keputusan yang diambil berisiko terhadap keberlangsungan usahanya, “Mau tidak mau kan mereka harus pilih antara kenaikan harga jual atau mengurangi kualitas atau kemasan. Kalau harganya dinaikan, takutnya pembeli berkurang.”

Sementara itu, Reza, mahasiswa Ilmu Pemerintahan, menilai kenaikan harga plastik dalam jangka panjang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk beralih ke barang yang dapat digunakan berulang kali. Namun, bagi pedagang, kondisi ini masih menjadi kendala karena plastik tetap menjadi kebutuhan utama dalam aktivitas jual beli.

Fikri juga menambahkan bahwa kenaikan harga plastik ini membuat masyarakat mau tidak mau mencari alternatif lain yang lebih hemat atau ramah lingkungan.

Dari sisi lain, kenaikan harga plastik juga membawa dampak positif terhadap lingkungan karena berpotensi mengurangi pencemaran. Namun, hal ini dinilai perlu diimbangi dengan
peran pemerintah dalam pengelolaan limbah plastik.

Reza menekankan pentingnya sosialisasi sosialisasi dan edukasi, khususnya dari pemerintah.

Ia menilai bahwa meskipun kenaikan harga plastik ini berasal dari kebijakan pemerintah, hal tersebut juga dapat menjadi salah satu upaya untuk melindungi lingkungan dari sampah plastik.

Selain peran pemerintah, upaya untuk mengurangi penggunaan limbah plastik juga dapat dimulai dari diri sendiri. Novita Belia, mahasiswi Ilmu Komunikasi, menyampaikan bahwa masyarakat dapat beralih ke alternatif lain, seperti menggunakan tumbler atau memakai tupperware.

Hal serupa juga disampaikan oleh beberapa mahasiswa lainnya yang berpendapat bahwa mereka mulai membiasakan diri membawa tumbler, tas kain, maupun wadah yang dapat digunakan berulang kali saat bepergian. 

Kenaikan harga plastik membawa dampak ganda. Dari sisi lingkungan, penggunaan plastik berkurang sehingga pencemaran dapat ditekan. Plastik sendiri dikenal sulit terurai di tanah, membutuhkan waktu lama untuk terdegradasi, dan sering merusak biota laut.

Namun, bagi pelaku usaha, dampak negatif lebih terasa. Mereka kesulitan mengatur biaya produksi, dan keterbatasan bahan membuat harga dagangan otomatis ikut naik ketika harga plastik meningkat.

Sumber:
Harga Plastik Naik Drastis, Ini Penyebab dan Dampaknya | LBS Urun Dana
https://share.google/Z2KwOBOGpDSm0YoYL
Pasokan terganggu, harga plastik naik hingga 100% | IDNFinancials
https://share.google/AL1QBlbS63i2VdSth
Mengapa Kenaikan Harga Bahan Baku Plastik Mengkhawatirkan?
https://www.kompas.id/artikel/mengapa-kenaikan-harga-bahan-baku-plastik-mengkhawatirkan

CP : Aisyah Elfi, Fiqry Praditya
Reporter : Muhammad Fauzan, Raisya Zahratusita

==========
Narahubung, 
Humas LPM Momentum : +62 813-2531-8268 (Safira)
Website : persmomentum.com
YouTube : LPM Momentum 
Instagram : @lpm.momentum.unla

Kembali ke Berita